Topik
Apa Itu Asam Lambung Naik (GERD)? Apa Penyebab Asam Lambung? What Happens When Acid Reflux Reaches the Head? Mengapa Bisa Gejala Asam Lambung Naik ke Kepala? Dampak Jangka Panjang Gejala Asam Lambung Naik ke Kepala Cara Mengurangi Gejala Asam Lambung Naik ke KepalaGejala asam lambung naik ke kepala bisa menyebabkan pusing dan vertigo. Tapi bagaimana sebenarnya gejala ini bisa terjadi? Yuk simak penjelasannya di sini!
Apakah kamu termasuk sering merasa pusing atau vertigo? Tanpa kamu sadari, keluhan tersebut disebabkan karena gejala asam lambung yang memicu keluhan di kepala yang sering disebut gejala extraesophageal. mungkin gejala asam lambung naik ke kepala. Asam lambung naik dikenal juga sebagai Gastroesophageal Reflux Disease atau GERD. Penyakit ini biasanya memiliki gejala seperti nyeri dada, sensasi terbakar di dada (heartburn), dan gangguan pencernaan.
Namun, tidak banyak yang tahu bahwa naiknya asam lambung asam lambung naik juga bisa menyebabkan pusing dan vertigo. Jika kamu sering mengalami kedua gejala ini tanpa penyebab yang jelas, bisa jadi gejala asam lambung kamu naik ke kepala. Tapi, bagaimana sebenarnya gejala asam lambung naik bisa menimbulkan rasa pusing? Yuk, simak penjelasannya.
Apa Itu Asam Lambung Naik (GERD)?
Naiknya asam lambung Asam lambung naik atau GERD terjadi ketika asam dari lambung naik ke kerongkongan. Selain naik ke kerongkongan, GERD ini juga bisa menyebabkan iritasi. Ketika asam lambung naik biasanya ada katup di antara lambung yang mampu mencegahnya. Namun, jika katup ini melemah atau tidak berfungsi baik, asam lambung akan naik.
Dilansir dari halaman Cleveland Clinic, kenaikan asam lambung dapat menimbulkan berbagai gejala, seperti asam lambung naik ini akan ditandai beberapa gejala. Contohnya adalah sensasi terbakar di dada, rasa pahit di mulut, sulit menelan, sering bersendawa, dan mual. Namun Sayangnya, ada gejala lain yang jarang disadari yaitu pusing dan vertigo. Bila kedua gejala ini muncul bersamaan, kondisi tersebut dapat mengindikasikan bahwa refluks asam lambung sudah memengaruhi area kepala. Jika sudah ada dua gejala ini, patut diketahui kala gejala asam lambung sudah naik ke kepala.
Apa Penyebab Asam Lambung?
Penyebabnaiknya asam lambung antara lain karena dari asam lambung naik sendiri dikarenakan pola makan yang tidak sehat dan stres. Asam lambung dapat juga disebabkan oleh kelebihan berat badan atau obesitas. Obesitas juga berkaitan dengan hipertensi, dan hipertensi ini dapat memperburuk keluhan akibat refluks asam lambung, termasuk gejala yang dirasakan di kepala. Obesitas sendiri berhubungan dengan penyakit hipertensi. Hipertensi ini juga dapat memperparah gejala asam lambung naik ke kepala. Kepala akan semakin terasa sakit bahkan bisa berubah menjadi sakit kepala kronis.
What Happens When Acid Reflux Reaches the Head?
Selain pusing dan vertigo, kenaikan asam lambung yang memengaruhi area kepala asam lambung yang naik ke kepala bisa menyebabkan berbagai gejala lain, seperti:
- Sakit Kepala
Nyeri di bagian depan dan belakang kepala akibat ketegangan otot dan gangguan saraf. Sensasi yang dirasakan bisa terasa berat atau tertekan di kepala. Sakit kepala bisa muncul bersamaan dengan gejala GERD lainnya, seperti heartburn atau rasa terbakar di dada.. - Mata Berkunang-kunang
Rasa pusing yang muncul akibat GERD juga bisa disertai dengan mata yang berkunang-kunang. Ketika merasakan gejala yang satu ini dianjurkan untuk duduk dan mulai mengatur pernapasan. Ketika mata berkunang-kunang juga dianjurkan untuk segera minum air putih. Gejala GERD yang ditimbulkan bisa semakin buruk jika terus dibiarkan. - Rasa penuh di telinga
Asam lambung yang naik hingga ke bagian belakang tenggorokan dapat memengaruhi tuba eustachius, yaitu saluran yang menghubungkan tenggorokan dengan telinga tengah. Hal ini dapat menyebabkan sensasi telinga terasa penuh atau tersumbat. Beberapa penderita akan mengalami penurunan pendengaran sementara. Ditambah juga akan terasa juga telinga berdenging atau tinnitus. - Gangguan Konsentrasi
Sebagian penderita GERD mengalami brain fog atau gangguan konsentrasi. Ketika GERD beberapa penderita GERD juga akan mengalami brain fog atau gangguan konsentrasi. Hal ini karena rasa tidak nyaman yang dirasakan tubuh membuat otak menjadi pecah fokus. stress dan kecemasan akibat keluhan GERD juga dapat memperburuk kondisi ini, karena tubuh berada dalam kondisi tegang terus menerus Selain itu, stres dan kecemasan akibat GERD juga dapat memperburuk gangguan konsentrasi karena tubuh terus-menerus dalam keadaan tegang. - Kelelahan berlebih
Refluks asam seringkali lebih parah di malam hari. Hal ini menyebabkan sulit tidur atau sering terbangun karena rasa tidak nyaman. Kurangnya kualitas tidur pada akhirnya menyebabkan kantuk berlebih dan tubuh terasa sangat lelah sepanjang hari. Pada akhirnya, rasa kantuk menjadikan tubuh kelelahan.
Mengapa Bisa Gejala Asam Lambung Naik ke Kepala?
Gejala asam lambung yang dirasakan hingga kepala dapat terjadi karena beberapa mekanisme tubuh berikut: Lalu, gejala asam lambung naik ke kepala terjadi karena beberapa faktor yang berkaitan dengan tubuh.
- Iritasi Saraf Vagus
Refluks asam yang mengiritasi area tenggorakan dapat memengaruhi saraf vagus, yaitu saraf penting yang menghubungkan otak dengan berbagai organ, termasuk jantung dan paru-paru. Ketika asam lambung naik ke kepala, maka dapat juga berdampak pada saraf vagus. Saraf vagus adalah saraf penting yang menghubungkan otak dengan organ penting seperti jantung, paru-paru, dan lainnya. Saraf vagus ini berperan dalam mengontrol berbagai fungsi tubuh, termasuk keseimbangan dan tekanan darah. Iritasi yang terjadi pada saraf vagus ini bisa memicu pusing dan sensasi melayang. - Gangguan Sirkulasi Oksigen
Peradangan di sekitar saluran pernafasan dan pembuluh darah akibat refluks asam dapat mengganggu aliran darah dan oksigen yang menuju ke otak. Asam lambung yang naik dapat menyebabkan peradangan di sekitar saluran pernapasan dan pembuluh darah. Akibatnya dari hal ini dapat mengganggu aliran darah ke otak. Oleh karena itu, seseorang bisa mengalami pusing, sakit kepala, dan gangguan konsentrasi. - Stres dan Kecemasan Akibat GERD
Tidak jarang penderita GERD terlihat cemas. Hal ini karena GERD memicu kecemasan. Dari rasa cemas dapat menyebabkan hiperventilasi atau peningkatan detak jantung. Kombinasi ini dapat menyebabkan kepala terasa ringan, pusing atau bahkan vertigo.
Itulah mengapa gejala asam lambung naik ke kepala menyebabkan pusing atau bahkan vertigo. - Refluks yang Memengaruhi Telinga Bagian Dalam
Asam lambung yang naik bisa mencapai bagian belakang tenggorokan dan dapat memengaruhi tuba eustachius, saluran yang menghubungkan tenggorokan dan telinga tengah yang berperan dalam menjaga keseimbangan tubuh. dan mempengaruhi tuba eustachius di telinga. Tuba ini menghubungkan telinga ke tenggorokan dan berperan dalam menjaga keseimbangan tubuh. Gangguan pada bagian ini dapat menyebabkan vertigo atau sensasi berputar. - Ketegangan Otot Leher dan Kepala
Asam lambung yang naik seringkali menimbulkan rasa tidak nyaman pada posisi duduk atau tidur, sehingga tubuh cenderung mengambil postur yang tidak ideal. hal ini dapat menyebabkan keteganggan pada otot leher dan kepala, yang kemudian memicu sakit kepala dan pusing. menyebabkan postur tubuh yang tidak nyaman, terutama saat tidur atau duduk. Akibatnya, otot-otot di sekitar leher dan kepala menjadi tegang, yang bisa menyebabkan sakit kepala dan pusing.
Dampak Jangka Panjang Gejala Asam Lambung Naik ke Kepala
Perlu kamu ketahui jika gejala asam lambung naik ke kepala sering terjadi, hal itu juga berdampak dalam jangka panjang. Contohnya pada gangguan kualitas hidup dan produktivitas, risiko komplikasi, hingga risiko gangguan saraf. Jika tidak ditangani dengan baik akan memperburuk GERD yang diderita.
Cara Mengurangi Gejala Asam Lambung Naik ke Kepala
Bagi penderita GERD sebaiknya segera melakukan pengobatan dengan baik dan tepat. Bisa juga penderita melakukan pencegahan dengan melakukan beberapa langkah berikut:
- Perubahan Pola Makan
Pertama, untuk mengatasi gejala asam lambung naik ke kepala, yaitu atur pola makan. Hindari beberapa makanan yang memicu refluks asam lambung naik seperti makanan pedas, berlemak, dan asam. Lebih baik sering makan cemilan jika perut terasa mulai kosong. Diusahakan juga jangan langsung berbaring setelah konsumsi makanan berat. Jangan lupa untuk mengonsumsi air putih yang cukup. - Mengelola Stres
Bukan mitos ataupun hoax kalau stres juga bisa memicu gejala GERD semakin buruk. Oleh karena itu, bagi penderita GERD harus memiliki waktu yang cukup untuk istirahat dan mengelola stres. Stres bisa dikelola dengan melakukan relaksasi. Beberapa metode relaksasi yang bisa dicoba seperti yoga, meditasi, olahraga ringan, hingga latihan pernapasan dalam. - Memperbaiki Posisi Tidur
Jika gejala muncul saat hendak tidur, Apabila hendak tidur merasakan gejala asam lambung naik, segera perbaiki posisi tidur. Cobalah untuk tidur dengan posisi kepala lebih tinggi dari tubuh. Gunakan juga bantal tambahan atau tempat tidur yang bisa dimiringkan. - Hindari Rokok dan Alkohol
Bagi penderita GERD harus pintar pilah-pilih makanan dan gaya hidup. Hindari merokok dan minum minuman beralkohol. Baik merokok maupun minum beralkohol dapat melemahkan katup esofagus dan meningkatkan risiko asam lambung naik. - Obat-obatan
Selain mengatur pola makan dan menyimpan camilan. Penderita GERD asam lambung naik juga tetap sedia obat-obatan khusus GERD, Beberapa gejala akan muncul tiba-tiba jika penderita GERD tidak cepat menyadari akibatnya akan parah.
Beberapa obat-obatan asam lambung yang wajib diketahui penderita GERD seperti Antasida, Penghambat pompa proton (PPI), dan H2 blocker. Ketiga obat tersebut seringkali digunakan untuk menetralisir asam lambung, mengurangi produksi asam, dan mengurangi sekresi asam lambung. Akan tetapi, jika gejala kenaikan asam lambung yang berpengaruh ke kepala Jika gejala asam lambung naik ke kepala terlihat sangat buruk, lebih baik segera ke rumah sakit.
Apabila diperlukan, penderita juga bisa berkonsultasi dengan dokter ahli lambung untuk mendapatkan penanganan lebih tepat. Jangan pernah mengabaikan menghiraukan gejala asam lambung yang naik ke kepala. Sebab, jika terlambat ditangani, selain semakin parah juga bisa mengganggu aktivitas penderita. Tidak memiliki kesempatan untuk berkonsultasi secara offline, kamu juga bisa melakukan konsultasi secara online. Caranya dengan menghubungi dokter yang disediakan di beberapa website rumah sakit.
Bingung atau tidak percaya saat memilih rumah sakit? Jangan khawatir, Jangan khawatir, kamu bisa memilih rumah sakit yang tergabung IHH Healthcare Malaysia.Dengan begitu akan membantu mempermudah konsultasi mengenai GERD. Jadi, jangan sampai menunggu gejala asam lambung naik ke kepala bikin kamu pusing hingga vertigo. Yuk! Cegah sekarang dengan berkonsultasi bersama dokter spesialis di IHH Healthcare Malaysia.


